PERKEMBANGAN KEJADIAN LUAR BIASA PADA PENYAKIT MONKEYPOX TAHUN 2022: SEBUAH TINJAUAN SISTEMATIS

  • Reiva Farah Dwiyana Universitas Padjajaran
  • Ravika Khaila Arrum Universitas Padjajaran
  • Monica Trifitriana Sriwijaya University
  • Maulidina Agustin Gajah Mada University
  • Fatima Aulia Khairani Universitas Padjajaran
Kata Kunci: HIV, MPX, IMS, Kejadian luar biasa, Tinjauan sistematis

Abstrak

Pendahuluan: Monkeypox (MPX) adalah virus zoonosis (virus yang ditransfer ke manusia dari monyet) dengan gejala yang mirip dengan dengan variola. Sebelumnya, waktu inkubasi MPXV dilaporkan 4 - 14 hari bahkan sampai  17 hari setelah paparan. Pelaporan Wabah MPX 2022 dari berbagai negara non-endemis menimbulkan kecurigaan adanya jalur penularan antar manusia yang sebelumnya jarang ditemukan.

Tujuan:. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan yang mungkin muncul dalam manifestasi klinis dan epidemiologis wabah MPX 2022 dibandingkan dengan penelitian sebelumnya mengenai wabah MPX tahun 2018.

Metode: Dilakukan pencarian secara komprehensif pada topik yang meneliti wabah MPX pada tahun 2022 berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dari awal muncul kasus pertama hingga September 2022.

Hasil: Wabah MPX pada tahun 2022 berbeda dari wabah MPX yang sebelumnya da. Perbedaan terlihat pada epidemiologi kasus, bentuk dan lokasi lesi kulit, dan yang paling penting, kemungkinan rute penularan. Diperlukan lebih banyak penelitian skala besar untuk mempelajari lebih lanjut tentang munculnya wabah MPX 2022 secara rinci.

Kesimpulan: Wabah MPX pada tahun 2022 memiliki aspek yang berbeda dalam epidemiologi, jenis dan lokasi lesi kulit, dan khususnya pada jalur penularan (LSL) daripada wabah sebelumnya. Studi skala besar lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui lebih banyak tentang wabah MPX secara detail.

Author Biographies

Reiva Farah Dwiyana, Universitas Padjajaran

Departemen Dermatologi dan Venereologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran / RSUP dr. Hasan Sadikin, Bandung

Ravika Khaila Arrum, Universitas Padjajaran

Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran, Bandung

Maulidina Agustin, Gajah Mada University

Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Fatima Aulia Khairani, Universitas Padjajaran

Departemen Dermatologi dan Venereologi, RSUD Prambumulih, Prabumulih

References

1. Iñigo Martínez J, Gil Montalbán E, Jiménez Bueno S, et al. MPX outbreak predominantly affecting men who have sex with men, Madrid, Spain, 26 April to 16 June 2022. Euro Surveill. 2022;27(27):1-7. doi:10.2807/1560-7917.ES.2022.27.27.2200471
2. Charniga K, Masters NB, Slyaton RB, et al. Estimating the incubation period of MPX virus during the 2022 multi-national outbreak. J Surg CI Res. 2014;5(1):47-55.
3. Nolen LD, Osadebe L, Katomba J, et al. Extended Human-to-Human Transmission during a MPX Outbreak in the Democratic Republic of the Congo. Emerg Infect Dis. 2016;22(6):1014-1021. doi:10.3201/eid2206.150579
4. Yinka-Ogunleye A, Aruna O, Dalhat M, et al. Outbreak of human MPX in Nigeria in 2017-18: a clinical and epidemiological report. Lancet Infect Dis. 2019;19(8):872-879. doi:10.1016/S1473-3099(19)30294-4
5. Patel A, Bilinska J, Tam JCH, et al. Clinical features and novel presentations of human MPX in a central London centre during the 2022 outbreak: descriptive case series. BMJ. July 2022:e072410. doi:10.1136/bmj-2022-072410
6. Foster SO, Brink EW, Hutchins DL, et al. Human MPX. Bull World Health Organ. 1992;46(5):569-576. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/4340216.
7. Beer EM, Rao VB. A systematic review of the epidemiology of human MPX outbreaks and implications for outbreak strategy. Holbrook MR, ed. PLoS Negl Trop Dis. 2019;13(10):e0007791. doi:10.1371/journal.pntd.0007791
8. Simpson K, Heymann D, Brown CS, Edmunds WJ, Elsgaard J, Fine P, et al. Human MPX – after 40 years, an unintended consequence of smallpox eradication. Vaccine. 2020;38(33):5077–81.
9. Pittman PR, Martin JW, Kingebeni PM, Tamfum J-JM, Wan Q, Reynolds MG, et al. Clinical characterization of human MPX infections in the Democratic Republic of the Congo. 2022;
10. Alakunle E, Moens U, Nchinda G, Okeke MI. MPX virus in Nigeria: Infection Biology, Epidemiology, and evolution. Viruses. 2020;12(11):1257.
11. De Baetselier I, Van Dijck C, Kenyon C, Coppens J, Van den Bossche D, Smet H, et al. Asymptomatic MPX virus infections among male sexual health clinic attendees in Belgium. 2022;:1–16.
Diterbitkan
2024-06-19